14 Tahun Warga Taliabu Menderita Akses Jalan dan Jembatan

Warra Taliabu saat menyeberang sungai. Foto: Istimewa

AyoTernate.com – Kurang lebih 14 tahun masyarakat Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), belum menikmati jalan yang layak dan jembatan.

Kabupaten ini, telah dimekarkan menjadi daerah otonomi sejak tahun 2012. Sebelumnya Pulau Taliabu adalah bagian dari Kabupaten Kepulauan Sula.

Aliong Mus, merupakan Bupati Pulau Taliabu pertama. Adik kandung mantan Bupati Sula, Ahmad Hidayat Mus itu berkuasa selama 10 tahun.

Setiap kampanye politik, Aliong Mus yang merupakan tersangka kasus Istana Daerah (Isda) Pulau Taliabu itu selalu menjadikan isu pembangunan jalan sebagai senjata politik untuk dijual ke masyarakat.

Sejak kakak kandung Bupati Sula, Fifian Adeningsih Mus memimpin daerah Hemungsia Siadufu, masyarakat sangat menaruh harapan di pundaknya. Tetapi pembangunan seperti jalan di tempat.

Saat ini tongkat kepemimpin Pulau Talibu, kembali dipegang oleh keluarga Mus. Yakni Sashabila Widya L. Mus. Dia merupakan anak kandung Ahmad Hidayat Mus.

Kemarin, Selasa (27/10/2026), salah satu pengguna Facebook atas nama Sugiman Ode Anwar memposting aktivitas warga saat menyeberang sungai di Desa Kabuno, Kecamatan Tabona, Pulau Taliabu.

“Ibu gub, kami di Taliabu Selatan butuh ibu gub punya sentuhan cinta dan kasih. Sudah terlalu lama kami menderita tidak ada jalan lintas, tidak ada jembatan untuk mempermudah kami ke kecamatan, dan yang paling gelap kami di Taliabu Selatan,” tulis Sugiman di postingan Facebook.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini