Agus Fian Jambak Ingin Budaya Membaca Jadi Indikator Kinerja ASN Ternate
AyoTernate.com – Usai resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate, Agus Fian Jambak, langsung menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan Pemerintah (Pemkot) Kota Ternate.
Salah satu program prioritas yang akan didorong adalah kebijakan wajib membaca minimal satu buku setiap bulan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Ternate.
Agus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Walikota Ternate atas amanah serta kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Merespons pesan Walikota saat prosesi pelantikan bahwa agenda tersebut bukan sekadar melantik pejabat, melainkan juga menitipkan masa depan, Agus menilai pembangunan peradaban dan masa depan yang besar harus dimulai dari penguatan budaya literasi.
“Saya ingin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tidak hanya berfungsi sebagai kantor pemerintahan semata, tetapi menjadi rumah pengetahuan bagi seluruh masyarakat Kota Ternate serta melahirkan gagasan-gagasan dan pengetahuan baru,” ujar Agus.
Untuk mewujudkan ruang literasi yang inklusif, ia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari insan pers, organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan mahasiswa.
Sebagai langkah awal, Agus akan menggelar rapat koordinasi internal bersama sekretaris dinas, para kepala bidang, dan seluruh staf. Rapat tersebut bertujuan mengevaluasi capaian program yang sedang berjalan sekaligus memetakan berbagai kendala yang perlu segera ditangani.
Menurutnya, fokus pada sisa tahun anggaran 2026 adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program. Sementara untuk tahun anggaran 2027, pihaknya akan menyiapkan sejumlah inovasi baru dengan tetap mempertahankan dan melanjutkan capaian positif yang telah dirintis oleh pimpinan sebelumnya.
Terkait program prioritas, Agus menegaskan bahwa keteladanan birokrasi menjadi salah satu kunci dalam membangun budaya membaca di tengah masyarakat. Karena itu, ia menggagas program “ASN Rajin Membaca” melalui kebijakan satu bulan wajib satu buku.
Ia berpendapat, upaya meningkatkan minat baca di kalangan pelajar dan generasi muda harus dimulai dari aparatur pemerintah sebagai contoh bagi masyarakat.
“Bagaimana kita bisa menumbuhkan literasi di kalangan anak muda dan pelajar jika kita sendiri tidak memulainya? Karena itu, saya ingin memulai kebijakan satu bulan wajib satu buku bagi ASN Kota Ternate,” tegasnya.
Untuk merealisasikan kebijakan tersebut, Agus mengaku akan terlebih dahulu berkonsultasi dan meminta arahan dari Walikota, Wakil Walikota, serta Sekretaris Daerah. Koordinasi juga akan dilakukan dengan instansi yang membidangi kepegawaian guna membahas mekanisme penerapannya.
Bahkan, ia membuka ruang diskusi agar kebiasaan membaca dapat dipertimbangkan sebagai salah satu indikator penilaian kinerja ASN. Dengan demikian, penilaian kinerja aparatur tidak hanya berorientasi pada kehadiran fisik atau absensi, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia.
Melalui berbagai program tersebut, Agus berharap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ternate dapat menjadi pusat pengembangan pengetahuan sekaligus motor penggerak budaya literasi, baik di lingkungan birokrasi maupun di tengah masyarakat.
Untuk diketahui, Agus Fian Jambak dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ternate berdasarkan Surat Keputusan Walikota Ternate Nomor: 821.2/KEP/6766/2026.
Ia dilantik bersama puluhan Kepala Sekolah dan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Ternate yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Ternate, pada Jumat (30/10/2026) pagi WIT.
(srm/srm)








Tinggalkan Balasan