Poltekkes Kemenkes Ternate Bentuk 22 Kader Diabetes Melitus di Kelurahan Dufa-Dufa
AyoTernate.com – Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Ternate, Maluku Utara bentuk 22 kader Diabetes Melitus yang di dalamnya melibatkan masyarakat Kelurahan Dufa Dufa.
Kegiatan ini merupakan bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan mengangkat tema “Upaya Pengelolaan Diabetes Melitus Melalui Pembentukan Kader untuk Edukasi dan Skrining di Kelurahan Dufa-Dufa Kota Ternate”.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Rony Puasa, dan sudah berlangsung sejak 8 Juni hingga 27 Juni 2026. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dari Dosen Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Ternate dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus melalui pemberdayaan masyarakat.
Rony Puasa dan beberapa rekannya bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Dufa-Dufa dan mendapat dukungan dari perangkat kelurahan serta masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Kelurahan Dufa-Dufa, dan Puskesmas Siko sebagai wilayah kerja dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai faktor risiko, gejala, komplikasi, pencegahan, serta pengelolaan Diabetes Melitus.
Peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai teknik komunikasi kesehatan dan pelaksanaan edukasi kepada masyarakat, serta praktik skrining sebagai upaya deteksi dini Diabetes Melitus.
Salah satu capaian utama program ini adalah terbentuknya 22 kader Diabetes Melitus yang berasal dari masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa. Para kader dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu menjadi pelopor edukasi kesehatan, mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, serta mendorong masyarakat berisiko untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Ketua pelaksana kegiatan, Rony Puasa menyampaikan, bahwa pembentukan kader merupakan strategi pemberdayaan masyarakat, yang diharapkan mampu meningkatkan keberlanjutan program pengendalian Diabetes Melitus di tingkat kelurahan.
“Kader kesehatan memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami berharap kader mampu menjadi penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengelolaan Diabetes Melitus sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan,” ujar Rony, Kamis (6/8/2026).
Pemerintah Kelurahan Dufa-Dufa turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Program ini dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat karena tidak hanya meningkatkan pengetahuan mengenai Diabetes Melitus, tetapi juga membentuk kader yang akan mendampingi masyarakat dalam kegiatan edukasi dan skrining secara berkelanjutan.
Evaluasi yang dilaksanakan pada 27 Juni 2026 menunjukkan bahwa seluruh kader telah mengikuti rangkaian pelatihan dengan baik dan siap berperan aktif dalam mendukung kegiatan promosi kesehatan di lingkungan masing-masing.
Keberadaan kader, lanjut Rony, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam pengendalian penyakit tidak menular.
“Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami dari Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Ternate menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus secara berkelanjutan di Kota Ternate,” pungkasnya.(red)


Tinggalkan Balasan