Apel Pagi di Disperkimtan, Sekda Kota Ternate: Harus Bersinergi dan Kolaborasi
AyoTernate.com – Para pegawai di Dinas Perumahan Kawasan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Ternate diminta bersinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan tugas dan fungsi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, saat memimpin apel pagi dalam program Rabu Menyapa di Disperkimtan Kota Ternate, pada, Rabu (14/1/2026).
“Harus bersinergi dan berkolaborasi agar pelaksanaan program kegiatan di Disperkimtan berjalan maksimal di tahun 2026,” ujar Rizal.
Rizal menyampaikan, pada 20 Februari 2026 merupakan satu tahun masa kepemimpinan Walikota Ternate dan Wakil Walikota Ternate sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Satu tahun berjalan tersebut, lanjut dia, sudah mengimplementasi Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dimana, dalam dokumen itu termuat sejumlah kebijakan yang sebagiannya tugas dan fungsi dari Disperkimtan Kota Ternate.
“Sehingga, saya berharap apa yang menjadi spirit Pak Wali dan Pak Wakil dalam mewujudkan janji politik pada saat kampanye bisa terselesaikan melalui program kegiatan yang melekat di Disperkimtan,” harapnya.
Disamping itu, mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu juga menekankan agar sejumlah kawasan-kawasan kumuh di Kota Ternate bisa diselesaikan, termasuk beberapa program kegiatan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar segera diselesaikan secepatnya guna mengurangi kawasan kumuh di Kota Ternate.
“Kawasan-kawasan yang berpotensi kumuh, harus bisa dimitigasi Disperkimtan. Ini juga bagian dari penegasan kepada Disperkimtan agar bisa mewujudkan sejumlah program kegiatan yang menjadi visi misi Walikota dan Wakil Walikota,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kota Ternate Tonny S. Pontoh menyampaikan, untuk bantuan RTLH tahun anggaran 2025 sebanyak 10 unit. Bantuan itu tersebar di beberapa kelurahan di antaranya 1 unit di Kelurahan, 2 unit di Kelurahan Kastela, 1 unit di Kelurahan Sasa, 1 unit di Kelurahan Makassar Timur, 1 unit Kelurahan Salero, 2 unit di Kelurahan Tafure dan 1 unit di Kelurahan Tobololo.
Menurut Tonny, pekerjaan 10 unit RTLH itu sudah selesai pada bulan Desember 2025 dengan anggaran sebesar Rp240 juta.
“Dari total anggaran itu di bagi per unit Rp24 juta dan Rp21 juta untuk biaya bahan dan Rp3 juta untuk upah tukang,” jelas Tonny.(srm/red)





Tinggalkan Balasan