Masyarakat Sulabesi Barat, Kepulauan Sula Butuh Perhatian Pemerintah
SANANA, AyoTernate.com – Masyarakat Kecamatan Sulabesi Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, butuh perhatian pembangunan jalan dan jembatan.
Meski sudah 23 tahun Kepulauan Sula dimekarkan menjadi kabupaten, tetapi masyarakat yang ada di Kecamatan Sulabesi Barat ini masih kesulitan akses jalan dan jembatan.
Dari infomasi yang didapatkan, terdapat kurang lebih tujuh jembatan di Kecamatan Sulabesi Barat yang memang butuh perhatian serius dari pemerintah.
Tujuh jembatan itu, satu di antaranya masih menggunakan batang kelapa, yakni kali Wai Jin. Kondisi tersebut sangat membahayakan pengemudi sepeda motor maupun mobil.
Ruas jalan dan jembatan yang ada di kecamatan tersebut, konon katanya masuk pada wilayah Provinsi Maluku Utara.
“Kami seperti berada di daerah yang belum merasakan pemekaran. Sudah 23 tahun tapi jalan dan jembatan saja kita belum bisa nikmati seperti masyarakat di kabupaten lain,” kata Abdullah Ahmad, salah aktivis Sulabesi Barat, Senin (29/9/2025).
Kalau memang ruas jalan dan jembatan Sulabesi Barat masuk dalam wilayah Provinsi Maluku Utara, Abdullah mengatakan, paling tidak Pemda dan DPRD Kepulauan Sula bisa membantu komunikasi, mediasi, atau mendesak agar ada perharian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Kami ini bagian dari masyarakat Kepulauan Sula. Masalah kesulitan jalan dan jembatan ini juga Pemda dan DPRD jangan duduk diam,” sesalnya.
Sekadar diketahui, desa yang masuk dalam Kecamatan Sulabesi Barat, di antaranya Desa Paratina, Desa Nahi, Desa Ona, Desa Kabau Pantai, Desa Kabau Darat dan Desa Wai Ina.(uki/red)





Tinggalkan Balasan