Pekan Depan Cuaca Maluku Utara Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

AyoTernate.com – Pekan depan cuaca di wilayah Provinsi Maluku Utara diperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.

Prakirawan cuaca, Marini Zahrina Ismah Albaar, salah satu Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate menyampaikan, pada tanggal 23 Februari hingga 1 Maret 2026 dipengaruhi dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal yang masih aktif meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur, termasuk Maluku Utara.

“Secara umum, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada sebagian besar wilayah, seperti Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, serta sejumlah kabupaten di wilayah Halmahera, Pulau Morotai, Kepulauan Sula, dan Pulau Taliabu,” kata Marini dalam siaran pers, Rabu, (25/2/2026).

Sementara itu, lanjutnya, pada 23–24 Februari 2026, hujan ringan hingga sedang diperkirakan merata di sebagian besar wilayah Maluku Utara. Selanjutnya pada 25–26 Februari 2026, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Memasuki periode 27 Februari hingga 1 Maret 2026, Marini menambahkan, potensi hujan diperkirakan kembali berada pada kategori ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah.

“Kondisi tersebut dipicu oleh adanya belokan dan perlambatan angin di atas wilayah Maluku Utara yang menyebabkan penumpukan masa udara, sehingga memicu pembentukan awan konvektif,” ujarnya.

“Masyarakat mewaspadai dampak hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, serta angin kencang,” imbuh Marini.

Pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air mampu mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta mengenali potensi bencana di wilayah masing-masing guna mengurangi risiko yang ditimbulkan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Sosok

Dialog Tuhan