Perwakilan PT SGM Meluruskan Meninggalnya Karyawan di Disnakertrans Malut
AyoTernate.com – PT Sumber Graha Maluku (SGM), Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauan Sula, meluruskan meninggalnya salah satu karyawan, yakni Maselus Wajong di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Selasa (8/9/202).
Dalam pertemuan antara PT SGM dan Disnakertrans Maluku Utara (Malut), manajemen telah menyerahkan seluruh dokumen yang diperlukan Disnakertrans, bahwa isu pemanggilan saat sakit, pembebanan biaya BBM evakuasi, maupun dugaan paparan gas kimia yang tersebar di publik, adalah tidak benar.
“Kami harus meluruskan informasi di masyarakat agar tidak menimbulkan simpang siur,” kata Depht Head Legal PT SGM, Kuswandi Buamona.
Kuswandi mengatakan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian perusahaan terhadap keluarga almarhum, PT SGM telah menyerahkan santunan duka secara langsung kepada istri almarhum Maselus Wajong.
“Selain santunan internal dari perusahaan, PT SGM juga terus mendampingi pihak keluarga atau ahli waris dalam pengurusan klaim hak-hak ketenagakerjaan dan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Kuswandi menegaskan bahwa almarhum terdaftar secara aktif dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Selain itu, seluruh operasional armada evakuasi medis (speedboat) beserta biaya bahan bakar (BBM) dan pengawalan menuju RSUD Sanana ditanggung penuh oleh perusahaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) kondisi darurat PT SGM,” tegasnya.
Tentu, lanjutnya, Manajemen PT SGM sangat menyayangkan munculnya informasi yang bersumber dari pihak-pihak di luar keluarga inti almarhum, sehingga menimbulkan spekulasi yang tidak akurat.
“Kejadian seperti ini, bagusnya konfirmasi langsung ke pihak keluarga sah, yakni istri dan anak almarhum, serta manajemen perusahaan, bukan merujuk pada informasi dari pihak lain yang tidak bertanggung jawab,” pinta Kuswandi.
Kemudian, Kuswandi menambahkan, Manajemen PT SGM sekali lagi menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum Saudara Maselus Wajong adalah bagian dari keluarga besar perusahaan.
“Kami telah menyerahkan santunan langsung kepada istri almarhum dan mengklarifikasi seluruh tuduhan di Disnakertrans Malut,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, Maselus meninggal di Rumah Sakit Chasan Boesoeri, Ternate pada Minggu, 30 Agustus 2026. Jenazah Maselus dipulangkan ke Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara, pada Rabu, 2 September 2026 menggunakan kapal Alsudais.(red)





Tinggalkan Balasan