Dinas Pertanian Ternate Dorong Penetapan HET Barito untuk Jaga Harga Komoditas Petani

Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, Faisal Harun Dano. Foto; Istimewa

AyoTernate.com – Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, Faisal Harun Dano Husein, berharap Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ternate dapat mempertimbangkan penerapan regulasi Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas bawang, rica, dan tomat.

Menurut Faisal, penetapan HET penting sebagai langkah strategis agar pemerintah memiliki dasar untuk melakukan intervensi harga, sehingga dapat membantu petani memperoleh kepastian harga jual yang lebih stabil.

“Paling tidak, jika ada regulasi harga, itu bisa sedikit membantu petani. Usulan ini sudah pernah saya sampaikan ke TPID, dan langkah ini penting untuk dilakukan,” ujar Faisal, Rabu (13/5/2026).

Selain mendorong regulasi harga, Dinas Pertanian Kota Ternate juga terus memperkuat kolaborasi dengan para penyuluh pertanian guna meningkatkan kompetensi mereka. Upaya ini dilakukan agar seluruh program pertanian dari pemerintah pusat maupun daerah dapat berjalan optimal di lapangan.

“Keberhasilan program pertanian sangat bergantung pada peran penyuluh sebagai ujung tombak di lapangan. Karena itu, kami bekerja sama dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) Maluku Utara untuk meningkatkan kapasitas penyuluh,” katanya.

Faisal menjelaskan, pelatihan peningkatan kapasitas penyuluh telah dilaksanakan di sejumlah kecamatan di Kota Ternate. Sementara untuk Kecamatan Moti, Batang Dua, dan Pulau Hiri, pelatihan serupa dijadwalkan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Menurutnya, peningkatan kapasitas penyuluh bertujuan agar para petani mampu menganalisis usaha tani mereka secara lebih baik, termasuk memahami perhitungan biaya produksi dan potensi keuntungan.

Ia menambahkan, tingginya biaya produksi kerap menjadi tantangan utama yang memengaruhi pendapatan petani, terutama ketika harga pasar mengalami fluktuasi.

“Dengan keterbatasan lahan, kami tetap berupaya meningkatkan produksi. Dukungan sarana produksi juga terus didorong, termasuk bantuan dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang dapat dimanfaatkan petani,” pungkasnya.

(srm/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Sosok

Dialog Tuhan