Diduga Melanggar Aturan, Panitia Bupati Sula Cup III Didesak Diskualifikasi Tim Batas Kota FC

Pelatih Wai Ipa, Masri Buamona didampingi official.

AyoTernate.com – Tim sepak bola Batas Kota FC diduga melanggar aturan yang ditetapkan panitia Bupati Sula Cup III. Dugaan pelanggaran itu terkait dengan pemain luar daerah yang lebih dari 4 orang.

Hal itu terbukti pada saat Batas Kota FC berhadapan dengan Wai Ipa FC di babak 16 besar, yang berlangsung di lapangan Kodim 1510 Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Dalam pertandingan tersebut, Batas Kota FC sudah memainkan 4 pemain luar dari Kepulauan Sula, namun setelah laga sedang berlangsung, ada satu pemain luar yang diduga dimainkan, yaitu Sahdi Mahu.

Anehnya, panitia turnamen Bupati Sula Cup III malah membiarkan tim Batas Kota FC memainkan permainan dengan jumlah pemain luar daerah melebihi batas yang ditentukan.

Masalah ini pun membuat Pelatih Wai Ipa FC, Masri Buamona dengan resmi menyampaikan surat protes kepada panitia pelaksana turnamen Bupati Sula Cup III yang diterima oleh Sekretaris Panitia, Mulki Pora.

Pelatih Wai Ipa FC, Masri Buamona mengungkapkan Batas Kota FC telah menabrak aturan turnamen yang sebelumnya disepakati bersama dalam meeting awal.

Karena, lanjutnya, di dalam aturan Pasal 4 pernyataan pemain poin ke tiga menyebutkan, setiap tim dapat mendatangkan pemain luar (BON) dengan ketentuan cukup empat orang pemain. Sedangkan dalam poin enam, apabila kedapatan pemain yang tidak sah, maka secara mutlak kemenangan diberikan kepada tim lawan.

“Panitia turnamen Bupati Sula Cup III 2025 wajib menjadikan aturan resmi yang telah disahkan sebagai rujukan dalam menciptakan rasa keadilan, termasuk bagi kami Wai Ipa FC yang telah dirugikan,” katanya, Jumat (12/12/2025).

Untuk itu, Masri menegaskan kepada panitia turnamen Bupati Sula Cup III agar segera mendiskualifikasi Batas Kota FC dari turnamen karena dengan sengaja mengelabui panitia maupun tim lawan dengan menurunkan Sahdi Mahua sebagai pemain siluman pada laga Wai Ipa FC vs Batas Kota FC pada 9 Desember 2025.

“Batas Kota FC dengan sengaja menyalahi aturan, jadi itu mutlak untuk didiskualifikasi sesuai aturan. Kalu tidak didiskualifikasi, maka kembalikan uang kerugian sebesar Rp80 juta,” tegasnya. Tapi kalau tidak ada keputusan apa-apa dari panitia, sudah pastinya permainan selanjutnya pada Senin, Wai Ipa FC juga akan turun main,” tegasnya.

Sementara Panitia Turnamen Bupati Sula Cup III dalam surat jawaban protes mengakui pada laga 16 besar tim Batas Kota FC secara sengaja menambahkan satu pemain naturalisasi baru, yakni Sahdi Mahu yang sebelumya tidak pernah dikenali pada daftar susunan nama pemain (DSP) ataupun didaftarkan pada laga-laga sebelumnya.

Selain itu, Sahdi Mahu diturunkan sebagai penjaga gawang sehingga total pemain yang digunakan Batas Kota FC pada laga tersebut menjadi lima orang, di antaranya Arham Albani, nomor punggung 18, Farhan Efendi, nomor punggung 7, Sadil Haunisi, nomor punggung 15, Imam, kiper laga babak penyisihan, dan Sahdi Mahu pemain tambahan yang digunakan pada babak 16 besar.(uki/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Sosok

Dialog Tuhan