Mobil Boks di Ternate Nyaris Menewaskan Anak 10 Tahun
AyoTernate.com – Mobil boks yang memuat barang-barang sembako nyaris menewaskan anak berusia 10 tahun, Dani di depan pasar Hieginis Ternate, Maluku Utara, Senin (24/11/2025) pukul 10:WIT.
Dalam peristiwa itu, mobil boks tabrak tiga lapak pedagang dan sejumlah sepeda motor yang terparkir di pelataran pasar Higienis. Dani yang berada di lokasi kejadian ikut tertindih sepeda motor dan dilarikan ke Rumah Sakit Tentara.
“Sopirnya itu antar barang. Kan sudah stop, tapi ada sopir lain yang kasih maju mobil, dari situ langsung hantam motor dan warung serta lapak pedagang,” kata salah satu pedagang yang enggan disebut namanya saat ditemui di lapak dagangannya.
Sumardi, pemilik warung kios Gilingan Fajar Bakso mengatakan, ada tiga kios pedangan sembako yang dihantam mobil boks. Selain itu, sekitar 8 sepeda motor dan satu mobil pick cup yang terparkir pun ikut ditabrak.
“Saya punya istri dapat tindis dari motor. Karena motor banyak sekali. Motor ada 8 dan satu mobil pick up. Ada satu anak yang dapat tindis di bawah mobil dan dilarikan ke rumah sakit. Tapi sudah kelua,” katanya.
Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya sedang sibuk bekerja di bagian belakang dan Sumarti, sang istri, hendak keluar ke depan lapak.
Di saat bersamaan, lanjutnya, mobil boks berhenti beberapa meter dari tempat jualannya. Mobil boks yang menghadap ke kiosnya tiba-tiba menghantam mobil pick up dan sejumlah motor yang sedang parkir. Sumardi kaget mendengar suara tabrakan langsung keluar memeriksa.
“Jadi sudah terdengar bunyi. Keras sekali. Saya lari keluar lihat istri saya. Istri tertindih moto,” ujarnya.
Menurutnya, mobil boks tersebut sempat berhenti. Namun, sopir meminta kernet untuk mengemudi mobil supaya maju beberapa meter. Lantaran belum mahir, kernet yang hilang kendali langsung menancap gas hingga menyerobot semua yang ada di depan mobil, termasuk merusak kios milik Sumardi.
Saat ini, lanjut Sumardi, sepada motor yang tertabrak sudah dibawa ke bengkel. Pelaku bertanggung jawab atas peristiwa tersebut dan bersedia ganti rugi.
“Kita langsung ke Polres Ternate. Jadi polisi mediasi. Sementara ini motor-motor dibawa ke bengkel. Kerugian sekitar 40 juta,” pungkasnya.(uki/red)


Tinggalkan Balasan