2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Kota Ternate: 1 Orang Meninggal Dunia

Koran AS (14) saat akan dibawa ke rumah sakit. Foto: Istimewa

AyoTernate.com – Peristiwa kebakaran terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, pada Senin (20/4/2026).

Kebakaran pertama terjadi di Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara. Rumah yang diketahui milik Rosano Sangadji (45) itu dilalap si jago merah sekitar pukul 07.20 WIT.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasihumas Polres Ternate, Ipda Sudirjo mengatakan, insiden tersebut pertama kali diketahui oleh Rahmat Galang (27).

Galang yang saat itu hendak berangkat kerja melihat kobaran api dari bagian tengah rumah. Ia kemudian berupaya memadamkan api bersama beberapa orang lainnya.

Karena dibantu alat seadanya, api dengan cepat membesar sehingga warga kesulitan dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Empat unit mobil pemadam kebakaran Kota Ternate bersama personel Satuan Brimob Polda Maluku Utara tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Rumah milik Rosano Sangadji (45) di Kelurahan Akehuda. Foto: Istimewa

“Api berhasil dipadamkan pada pukul 08.15 WIT dengan bantuan masyarakat setempat,” ujar Sudirjo.

Kebakaran di Kelurahan Kalumata, Kota Ternate

Kebakaran lainnya terjadi di RT 016/RW 006 Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, sekitar pukul 09.40 WIT. Insiden tersebut menyebabkan 1 orang meninggal dunia. Adapun korban yang meninggal berinisial AS (14).

Ipda Sudirjo menjelaskan, peristiwa kebakaran bermula saat Rafiatun Abdia Drakel (61) yang merupakan nenek korban, sedang menunggu korban di teras rumah untuk di antar ke sekolah.

Tak lama kemudian, Rafiatun mendengar teriakan korban dari dalam kamar. Saat diperiksa, terlihat asap tebal dan kobaran api berasal dari kamar korban yang dalam kondisi terkunci.

Rafiatun kemudian meminta pertolongan warga sekitar. Salah satu warga, Ilham Saleh Mangoda (50) yang melintas di lokasi langsung berhenti dan bersama masyarakat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sudirjo mengatakan, upaya penyelamatan korban terkendala karena asap tebal serta kondisi kamar yang terkunci dan jendela dilengkapi terali besi membuat korban sulit dijangkau.

Setelah dua unit mobil pemadam kebakaran Kota Ternate tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIT dan berhasil memadamkan api pada pukul 10.32 WIT. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar dan langsung dievakuasi ke RSUD Chasan Boesorie Ternate.

Disampaikan juga, dalam penanganan kejadian ini, personel gabungan dari Polsek Ternate Selatan, Satsamapta, Satlantas, Satreskrim, dan Satintelkam Polres Ternate turut melakukan langkah cepat mulai dari pengamanan TKP, pemadaman api, pengaturan arus lalu lintas, hingga pengumpulan bahan keterangan.

“Akibat kejadian tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp. 80 juta, serta satu korban jiwa,” ucap Sudirjo.

Ia menambahkan, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik dari dalam kamar korban yang menyebabkan api cepat membesar akibat material kasur berbahan busa.

“Meski demikian, penyebab pasti masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan korban rencananya akan segera dimakamkan,” jelasnya.

Sudirjo juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.

“Pastikan keamanan lingkungan rumah guna mencegah terjadinya peristiwa serupa,” tukasnya.

(srm/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Sosok

Dialog Tuhan