Sekda Kota Ternate Tutup Musrembang RKPD, Hasilkan 501 Usulan Program Kegiatan 2027

AyoTernate.com – Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Kota Ternate Tahun 2027 yang digelar di Royal Resto Ternate, Selasa (10/3/2026), menghasilkan ratusan usulan program pembangunan yang akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Forum tersebut berlangsung dinamis dan diikuti oleh para Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan, camat, delegasi kecamatan serta para pemangku kepentingan pembangunan daerah. Selama proses diskusi, berbagai usulan dan aspirasi pembangunan dibahas melalui forum kelompok sesuai bidang perencanaan.

Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Ir. Thamrin Marsaoly, S.P., M.Sc dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan forum perangkat daerah dan Musrenbang RKPD berjalan tertib, konstruktif dan partisipatif hingga menghasilkan sejumlah kesepakatan penting terkait arah pembangunan daerah.

“Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD Kota Ternate Tahun 2027 berlangsung secara tertib, konstruktif dan partisipatif sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu,” ungkap Kepala Bappelitbangda.

Kepala Bappelitbangda menjelaskan bahwa selama proses pembahasan, dinamika diskusi berlangsung cukup intens melalui forum kelompok yang membahas berbagai usulan pembangunan dari masing-masing bidang.

Dari hasil pembahasan forum perangkat daerah, disepakati sebanyak 501 usulan program pembangunan yang terbagi dalam tiga kelompok bidang utama.

Kelompok bidang ekonomi dan sumber daya alam menghasilkan 151 usulan program. Sementara kelompok bidang infrastruktur dan kewilayahan menjadi kelompok dengan usulan terbanyak yakni 226 usulan. Sedangkan kelompok bidang pemerintahan dan pembangunan manusia menghasilkan 124 usulan program pembangunan.

Selain jumlah program, forum tersebut juga menyepakati kebutuhan pendanaan pembangunan daerah sebesar Rp210.916.459.000 untuk mendukung berbagai usulan program yang telah dibahas.

Pada kelompok bidang ekonomi dan sumber daya alam, kebutuhan pendanaan yang diusulkan untuk enam perangkat daerah mencapai sekitar Rp6,25 miliar.

Sementara kelompok bidang infrastruktur dan kewilayahan menjadi sektor dengan kebutuhan pendanaan terbesar yakni sekitar Rp196,016 miliar yang mencakup sejumlah program pembangunan infrastruktur, termasuk pembangunan dan peningkatan jalan serta fasilitas wilayah lainnya.

(srm/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Sosok

Dialog Tuhan