Diduga Utamakan Pengecer, Pemkot dan Polres Ternate Didesak Tertibkan SPBU Batu Anteru 

Depan SPBU Batu Anteru. Foto: AyoTernate

AyoTernate.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dan Polres Ternate, Maluku Utara didesak untuk tertibkan SPBU Batu Anteru, Kelurahan Maliaro.

Sebab, hampir setiap hari pihak SPBU Batu Anteru ini diduga lebih utamakan melayani para pengecer yang menggunakan motor dengan memodivikasi tangkinya lebih besar.

Parahnya, motor-motor yang tangkinya dimodivikasi itu tidak hanya dilayani satu dua kali oleh pihak SPBU.

Tetapi dalam sehari bisa lebih dari 10 kali melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax dan pertalite.

BBM yang diisi dengan motor itu, dibawa ke sekitar SPBU untuk dicurah ke dalam jerigen. Setelah itu kembali lagi ke SPBU untuk pengisian.

“Pemerintah dan penegak hukum harus perketat pengawasan SPBU Batu Anteru. Kami menduga pihak SPBU jual ke pengecer di luar dari harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” kata Praktisi Hukum Maluku Utara, Fajri Umasangadji, Rabu (28/1/2026).

Harusnya, Fajri mengatakan, pihak SPBU taat terhadap aturan, sebagaimana diatur pasal 8 UU Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi. BBM yang ada di SPBU itu untuk kebutuhan masyarakat umum, dengan harga yang terbilang cukup murah.

“Kalau SPBU utamakan pengecer, maka yang rugi adalah pengguna motor dan mobil yang mau datang lakukan pengisian BBM di SPBU. Maka dari itu pemerintah dan polisi jangan tinggal diam, harus tegur pihak SPBU” ujarnya.

Dari informasi yang didapatkan media ini, ada salah satu pengecer yang diduga pihak SPBU Batu Anteru menjual BBM dalam satu hari kurang lebih 1 ton.

Salah satu petugas pria di SPBU Batu Anteru saat ditanya, yang bersangkutan membantah kalau mereka tidak melayani pengecer lebih dari 1 ton.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Sosok

Dialog Tuhan