Waspada Gelombang Tinggi di Wilayah Maluku Utara
AyoTernate.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini waspada gelombang tinggi di beberapa wilayah termasuk Maluku Utara.
Dalam keterangannya, BMKG menyampaikan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 6-25. knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 8 -30 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru,” demikian BMKG dalam laporannya.
Disebutkan juga, pada Senin, (12/1/2026) pukul 01.00 WIB di wilayah monitoring TCWC Jakarta. Saat ini pusat sirkulasinya berada di sekitar 3.8°LU-138.2°BT di Samudra Pasifik utara Papua, dengan kecepatan angin maksimum 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara minimum 1009 hPa.
BMKG memprediksi, bibit siklon tropis 91W memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dan diperkirakan bergerak ke arah barat laut, menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.
Adapun dampak tidak langsung 24 jam ke depan atau hingga 13 Januari 2026 pukul 07.00 WIB yakni hujan sedang-lebat di Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua.
Sementara angin kencang berpotensi terjadi di Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat sedangkan untuk gelombang laut tinggi 1.25-2.5 m (moderate sea) di Laut Maluku dan Samudra Pasifik utara Papua dan 2.5-4.0 m (rough sea) di Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat.
“Masyarakat, khususnya di wilayah Maluku Utara dan Papua, diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan kondisi perairan berbahaya. Pantau terus informasi resmi dari BMKG,” demikian keterangan BMKG melalui media sosial Instagram.
BMKG pun menyarankan untuk tetap menjaga keselamatan pelayaran, perahu nelayan diingatkan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot atau tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.(srm/red)



Tinggalkan Balasan