Pencarian Pria Asal Jawa Tengah yang Lompat dari Kapal Permata Bunda Dihentikan
AyoTernate.com – Tim SAR tutup pencarian Suprianto, penumpang yang diduga lompat dari Kapal Motor (KM) Permata Bunda pada 7 Desember 2025.
Suprianto yang merupakan warga asal Jawa Tengah itu ia naik kapal Permata Bunda dari Bacan, Halmahera Selatan menuju Kota Ternate. Dalam perjalanan, ia diduga lompat di laut. Karena setiba di pelabuhan Bastiong Ternate, temannya tidak menemukannya.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menyampaikan bahwa upaya pencarian terhadap korban sudah dilakukan selama 7 hari, dengan melakukan pencarian di perairan antara Maitara dan Ternate hingga perairan Tidore, serta periaran Moti-Makian, namun korban tidak ditemukan.
“Dengan berbagai pertimbangan dimana upaya sudah dilakukan selama sepekan sesuai SOP Basarnas, maka operasi SAR kami tutup dan korban dinyatakan hilang, serta telah berkoordinasi dengan pihak terkait maupun keluarga korban,” katanya, Minggu (14/12/2025).
Namun, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan operasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Apabila ada yang melihat maupun menemukan korban agar segera melaporkan ke pihak SAR.
“Walaupun pencarian sudah ditutup, namun Basarnas tetap melakukan pemantauan dengan menyampaikan informasi kepada nelayan dan kapal-kapal serta instansi terkait yang melakukan aktivitas di LKP.
“Kepada masyarakat agar selalu memperhatikan situasi dan kondisi saat melakukan aktivitas penyeberangan di laut,” pinta Iwan.
Mengingat saat ini cuaca di Maluku Utara yang kurang kondusif dimana curah hujan tinggi disertai angin kencang dan gelombang air laut tinggi. Apalagi mengalami kondisi darurat kiranya segera menghubungi Basarnas di Emergency Call 115 dengan layanan gratis maupun no contak WhatsApp com Center Kansar Ternate 0813 5251 8454 .
Unsur yang terlibat dalam operasi SAR, Kantor SAR Ternate, Polairud Polda Malut, Lanal Ternate, Korem 152 Babullah, Masyarakat dan keluarga korban. Dengan telah ditutupnya Operasi SAR, maka seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.(red)



Tinggalkan Balasan