Pencarian Nelayan Halsel yang Hilang saat Mancing Dihentikan
AyoTernate.com – Nelayan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, Andres Ravaldo Kawung yang hilang saat memancing tak lagi ditemukan.
Operasi pencarian oleh petugas di Halmahera Selatan selama 7 hari ini, hasilnya nihil. Andres diperkirakan memancing di sekitar Kusu Island Resort.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan, pencarian terhadap korban telah dilakukan sudah sesuai SOP Basarnas, yaitu satu minggu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Namun hasil pencarian masih nihil, sehingga pencarian terhadap korban ditutup serta melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan potensi SAR yang terlibat dalam operasi pencarian,” katanya, Rabu (15/10/2025).
Di hari ke tujuh, Iwan menyampaikan, operasi SAR Tim melaksanakan pencarian mulai pukul 07.30 WIT, Sru 1bmenggunakan Rubber Boat Basarnas dan Sea Rider Polairud melakukan pencarian hingga ke perairan Pulau Pokal dan Desa Balitat ,namun hasil pencarian masih nihil.
“Sementara Sru 2 longboat masyarakat menyisir di pesisir Kusu Resort Island juga belum menemukan korban,” ujarnya.
Tim SAR Gabungan kemudian kembali ke posko pada pukul 18.30 WIT, untuk melaksanakan debrifing penutupan operasi SAR dengan hasil korban dinyatakan hilang.
Informasi juga telah disampaikan dan diserahkan ke masyarakat serta nelayan setempat, kemudian kapal-kapal yang melintas di area kejadian agar melapor ke Basarnas apabila melihat maupun menemukan korban.
Kronologi kejadian pada tanggal 08 Oktober 2025 pukul 08.30 WIT, korban pergi memancing dengan menggunakan ketinting milik staff Kusu Island Resort, namun sampai pukul 19.00 WIT, korban belum kembali.
Pihak Kusu Island Resort sudah mencari korban namun hasil nihil, selanjutnya rekan kerja korban melalui dDnas Pariwisata Halsel melapor ke Basarnas untuk meminta bantuan SAR.
Unsur yang terlibat, Unit Siaga SAR Halsel, KPLP Halsel, Polairud Halsel, Pos TNI AL Bacan, Petugas Kusu Island Resort Dinas Pariwisata Halsel, Pramuka Peduli Halsel, Babinsa setempat, keluarga dan masyarakat.(uki/red)



Tinggalkan Balasan