Terkait Proyek PAUD , Ketua KNPI Kepulauan Sula Diduga Masukkan Laporan Pertanggung Jawaban Palsu
AyoTernate.com – Ketua Komite Nasinonal Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Rifai Umasugi diduga memasukkan laporan pertanggung jawaban palsu.
Laporan pertanggung jawaban palsu yang diduga itu terkait dengan proyek pembangunan sekolah PAUD Modapuhi Trans, Kecamatan Mangoli Utara.
Proyek tersebut, dikerjakan pada tahun 2024, namun hingga tahun 2026 ini sekolah masih belum selesai dikerjakan.
Dari informasi yang didapatkan media ini, proyek yang dikerjakan oleh Rifai itu sudah pencairan 100 persen.
Persyaratan untuk pencairan 100 persen, harus mengajukan laporan pertanggung jawab dengan dilampirkan progres pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan.
Sedangkan kondisi bangunan di lapangan, belum bisa digunakan sama sekali. Yang artinya belum selesai 100 persen.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kepulauan Sula, Marini Nur Ali saat dikonfirmasi di tanggal 23 September 2025 dan 19 Januari 2026, terkait proyek tersebut, tidak pernah merespon.
Sementara Ketua KNPI Kepulauan Sula, Rifai Umasugi saat dikonformasi 12 Januari 2025, ia menjawab bahwa proyek sudah selesai.
“Sudah selesai dikerjakan,” kata Rifai saat dikonfirmasi AyoTernate, Senin (12/1/2026).
Padahal, di hari Rabu 14 Januari 2025, didaptkan foto-foto dan video sekolah yang ternyata belum selesai dikerjakan.
“Orang ada kerja, cuma bas atau tukang ada istirahat. Jadi ada cari bas/tukang baru,” kata Rifai, Rabu (14/1/2026).
Iwan, salah satu warga Kepulauan Sula mengatakan bahwa foto-foto terbaru sekolah PAUD itu ternyata belum selesai.
“Artinya ada dugaan yang bersangkutan memasukkan laporan palsu ke dinas terkait,” kata Iwan kepada AyoTernate, Selasa (27/1/2026).(red)





Tinggalkan Balasan